Urban Legends from U.S.

by on

Hai Learners! Kamu sudah pernah pergi berkemah, belum? Bagi kamu yang sudah pernah, pasti tahu asyiknya acara api unggun. Biasanya peserta kemah akan bercerita sesuatu saat acara api unggun, dan tentu saja, cerita yang paling banyak diminta untuk diceritakan adalah cerita seram.

Kalau di Indonesia, cerita seram yang seru pasti tidak jauh-jauh lah ya dari yang namanya mbak-mbak berbaju putih, berambut panjang dan permen cokelat lompat-lompat alias pocong. Tapi bagaimana ya cerita seram di Amerika sana?

Di Amerika, ada beberapa cerita seram yang sudah terlalu sering diceritakan saat acara api unggun. Bahkan karena terlalu seringnya, beberapa orang menganggap karakter dalam cerita itu benar-benar ada sehingga cerita-cerita seram ini dikenal sebagi urban legends atau legenda rakyat. Apa saja cerita sih yang menjadi urban legends-nya masyarakat Amerika? Simak yuk!

  1. Bloody Mary

Cerita horror ini mengisahkan seorang perempuan yang diduga adalah seorang penyihir yang suka mencuri anak-anak perempuan sebagai tumbal agar dia selalu awet muda. Wanita ini kemudian meninggal saat penduduk marah dan membakarnya hidup-hidup. Saat itu pula ia mengelurkan kutukan bahwa siapapun yang menyebutkan namanya tiga kali di depan cermin akan mengalami nasib tragis seperti dirinya. Hingga saat ini, orang Amerika yang percaya superstitious atau takhayul tak akan berani menyebut nama Bloody Mary tiga kali di depan cermin gelap.

giphy (7)

 

  1. The Clown Statue

Kamu tahu tidak bahwa sebagian besar orang Amerika ternyata takut dengan badut. Mungkin mereka takut karena cerita yang beredar tentang badut. Banyak versi yang menceritakan kisah ini, tapi yang paling terkenal adalah cerita tentang babysitter yang disewa oleh sebuah keluarga yang menemui kejanggalan di rumah keluarga tersebut. Saat ia berjalan ke ruang tamu, ia melihat ada patung badut yang berdiri menyeramkan di pojokan. Ia pun ketakutan dan menelpon orangtua anak yang sedang ia asuh. Saat mendapat laporan, orangtua tersebut menyuruh si babysitter untuk segera keluar dari rumah membawa anak-anaknya dan menelpon polisi. Saat polisi datang, diketahui bahwa patung badut yang berada di rumah tersebut merupakan pembunuh sadis yang telah membunuh banyak orang tanpa alasan. Terbayang tidak sih kalau tiba-tiba dia muncul di kamar mu?

giphy (8)

  1. The Hitchhiker

Di Amerika, banyak sekali cerita seram yang melibatkan hithchhiker atau penebeng. Terkadang banyak orang mengaku melihat seorang perempuan bergaun putih yang meminta untuk nebeng ke suatu tempat dan tiba-tiba ia menghilang. Sepertinya tidak asing ya dengan cerita seperti ini di negara kita? Selain karena wanita yang tiba-tiba menghilang, orang Amerika juga sering was-was ketika mengendarai di jalan yang sepi karena banyak terjadi pembunuhan sadis yang bermula dari menebeng.

giphy (10)

Nah, itu tadi sebagian  dari cerita-cerita seram yang menjadi urban legends di Amerika. Ternyata cerita seram di Amerika lebih banyak berhubungan dengan pembunuhan sadis. Masih banyak lagi lhoh sebenarnya cerita seram dari negeri paman Sam ini, tapi kita bahas di postingan selanjutnya saja ya. 😀

visit our website:
Donwload aplikasi Bahaso:
AppStore: bit.ly/BahasoApp
Follow Sosial Media Bahaso untuk konten lainnya:
FB: (Bahaso) bit.ly/BahasoFB
Twitter: (@Bahaso) bit.ly/BahasoTwitter
Instagram: (@bahasodotcom) bit.ly/BahasoIG
Youtube: (Bahaso) bit.ly/Bahaso

You may also like


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/forge/dev...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52