Mengenal Prefix

by on

Seperti halnya dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris juga mempunyai kata imbuhan. Kata imbuhan dalam Bahasa Inggris dikenal dengan affix (jamak: affixes)Terdapat dua macam imbuhan dalam Bahasa Inggris, yaitu awalan atau yang lebih dikenal dengan prefix (jamak: prefixes) dan akhiran atau yang disebut dengan suffix (jamak: suffixes). Kali ini kita akan berkenalan dengan salah satu dari kedua jenis kata imbuhan tersebut yaitu prefix.

Seperti halnya kata awalan dalam Bahasa Indonesia, prefix juga ditulis sebelum kata dasar atau root word dan prefix juga tidak bisa berdiri sendiri. Meskipun begitu, prefix dalam Bahasa Inggris mempunyai fungsi yang berbeda dengan kata awalan dalam Bahasa Indonesia. Fungsi sebagian besar dari awalan dalam Bahasa Indonesia (me-, ber-, dll) adalah untuk menjadikan kata dasar sebagai kata kerja baik aktif maupun pasif, sedangkan prefix merupakan potongan kata dari Bahasa Latin yang mempunyai arti khusus dan berfungsi untuk mengubah makna dari suatu kata dasar. Contohnya adalah prefix “re-“ yang berarti ulang dan kata dasar “create” yang berarti menciptakan. Jika keduanya digabungkan maka akan membentuk kata “recreate” yang berarti menciptakan ulang.

Bentuk dan arti prefix bisa bermacam-macam. Tak jarang, satu prefix bisa memilki lebih dari dua arti, dan satu arti dimiliki lebih dari dua prefix. Contohnya adalah prefix il-, un-, ir-, in-, im- dan dis- yang sama-sama memiliki arti tidak (illiterate = tak terdidik, unhappy = tidak bahagia, irresponsible = tidak bertanggung-jawab, impossible = tidak mungkin & disagree= tidak setuju). Berikut adalah contoh lain dari prefix dan artinya:

 

You may also like


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/forge/dev...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52