Idioms of the week: Fashion

by on

 

  1. Clothes make the man.

Idiom ini menyiratkan arti bahwa seseorang akan menilai kamu dari penampilan-mu. Jadi jika ada orang yang menggunakan frasa ini, ia merasa bahwa penampilan adalah hal yang sangat penting karena penampilan yang baik akan membuat kesan orang juga baik kepada kita, begitu juga sebaliknya.

Contoh: You can’t go to the job interview wearing T-shirt like that! Clothes make the man!

Kau tak bisa pergi ke wawancara kerja memakai kaos seperti itu! Penampilan sangat penting!

  1. Fashion Victim

Frasa ini biasa digunakan untuk menyebut orang-orang yang ‘latah’. Maksudnya latah di sini bukan orang yang sering teriak ‘ayam-ayam’ waktu dikagetin ya. Tapi maksud latah di sini adalah orang yang suka melakukan sesuatu hanya karena orang lain juga melakukannya. Seorang fashion victim adalah orang latah yang suka ikut-ikutan trend dengan mengenakan pakaian atau gaya yang sedang digandrungi orang lain meskipun pakaian itu tidak cocok dikenakannya.

Contoh: Those bold eyebrows might be in style, but they don’t look good on you, Lyana. Don’t be such a fashion victim!

Alis tebal itu boleh saja lagi in, tapi kau tidak bagus memakainya, Lyana. Jangan jadi korban fashion, deh!

  1. To be dressed to the nines

Ketika seseorang menggunakan kata ini saat sedang membicarakanmu, kamu boleh bersuka-cita karena orang itu sedang memujimu. Yup, frasa ini memiliki arti bahwa kamu sedang mengenakan pakaian atau aksesoris yang menarik sehingga membuat kamu tampil sangat mempesona bak bidadari dan bidadara di khayangan! Berlebihan sih, tapi intinya kamu (atau orang yang sedang dibicarakan) terlihat sangat keren.

Contoh : Did you see Diana last night? She was dressed to the nines!

Apa kau lihat Diana tadi malam? Penampilannya benar-benar bagus!

 

  1. To go out of fashion

Ketika seseorang menggunakan frasa ini saat membicarakan suatu benda, yang ia maksud adlah benda itu tak lagi menjadi trend dan tak lagi fashionable.

Contoh : shoulder pads went out of fashion in the late 1980s.

Shoulder pads sudah tak lagi menjadi tren di tahun 1980an.

You may also like


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/forge/dev...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52