Countable Nouns vs. Uncountable Nouns

by on

presentation1Hai, Learners! Untuk kalian yang baru belajar Bahasa Inggris pasti agak kesulitan dengan istilah-istilah yang digunakan. Salah satu istilah yang paling sering digunakan, dan agak membingungkan saat awal pembelajaran Bahasa Inggris adalah countable noun dan uncountable noun (jamak: countable nouns dan uncountable nouns).

Biasanya pelajar akan kebingungan ketika harus menggunakan kedua istilah tersebut bersamaan dengan quantifiers seperti a/an/, some, any, many, much, few, less dan lain-lain. Secara harfiah, keduanya bisa di artikan sebagai kata benda yang terhitung dan yang tak terhitung. Istilah ini, tentu saja tidak dipakai saat kita berbicara menggunakan Bahasa Indonesia.

Dilihat dari arti katanya dalam Bahasa Indonesia tentunya sudah bisa ditebak ya pengertian dari keduanya. Countable nouns atau kata benda tunggal merupakan kata benda yang dapat dihitung, sedangkan uncountable nouns berarti sebaliknya, yaitu kata benda yang tidak dapat dihitung. Tapi bagaimana sih menentukan bisa dan tidaknya benda untuk dihitung?

Jadi dihitung yang dimaksud disini adalah benda yang bisa kamu pisah-pisahkan dan sebut satu-persatu dengan kasat mata. Contoh gampangnya adalah buah apel. Katakanlah ada sekeranjang apel di atas meja. Untuk menghitung berapa buah apel yang ada di dalamnya, kamu dapat mengeluarkan apel satu-persatu atau dengan menunjuknya. Itulah yang disebut ‘terhitung’ atau countable.

Lalu bagaimana dengan kata benda yang tidak terhitung? Mari kita ambil salah satu contoh kata benda yang tak terhitung (uncountable) yaitu gula.

Bukannya gula dapat dihitung?

Yup, gula memang dapat dihitung menggunakan timbangan. Tapi jika kamu harus menghitungnya per butir akan menjadi pekerjaan yang mustahil, kan? Kita tidak dapat mengatakan satu butir atau dua butir gula. Dan kita juga tidak bisa tau kuantitas gula kecuali sudah ditimbang atau ditaruh ke dalam wadah tertentu seperti sendok. Untuk itu lah gula disebut sebagai benda yang tak terhitung atau termasuk dalam uncountable nouns.

Paham? Untuk menguji pemahaman kamu, coba test dengan latihan ini :

Di antara kata-kata berikut ini, mana sajakah yang termasuk uncountable nouns?

 

House

Car

Cheese

Apple

Table

Coffee

Coffee bean

Cup

Pencil

Milk

Money

 

 

Bagaimana Learners? Kalian sudah tahu mana saja yang merupakan uncountable nouns? Coba cockin jawaban dengan jawaban Pandoo ya…

untitled-2

Jadi yang merupakan uncountable nouns adalah:

Cheese; coffee; milk dan money

Sudah benar semua belum, Learners?

Oh ya dari daftar tersebut, kamu bisa menjelaskan tidak kenapa money atau uang termasuk ke dalam uncountable nouns? Padahal uang bisa di hitung tanpa timbangan ataupun wadah. Jadi sebenarnya itu karena uang mempunyai nilai sendiri. Mungkin kamu bisa menghitung uang berdasarkan lembarnya, tapi jumlah yang kamu hitung akan berbeda ketika melihat nilainya.

Contohnya adalah kamu mempunyai dua lembar uang, kalau dihitung secara kasat mata maka nilainya akan menjadi hanya dua. Tapi jika yang kamu miliki itu adalah selembar uang bernilai 10000 dan selembar lain bernilai 5000 dan dijumlahkan, nilai kedua tidak akan lagi menjadi hanya dua melainkan lima belas ribu.

Jadi begitulah Learners! Kamu sudah paham sekarang kan perbedaan countable nouns dan uncountable nouns? Kalu belum paham boleh loh tanya di kolom komentar di bawah ini! Jangan lupa share juga ya biar temen kalian juga jadi tahu dan lebih mudah belajar Bahasa Inggrisnya! Semangaaaaatt!!

visit our website:
Donwload aplikasi Bahaso:
AppStore: bit.ly/BahasoApp
Follow Sosial Media Bahaso untuk konten lainnya:
FB: (Bahaso) bit.ly/BahasoFB
Twitter: (@Bahaso) bit.ly/BahasoTwitter
Instagram: (@bahasodotcom) bit.ly/BahasoIG
Youtube: (Bahaso) bit.ly/Bahaso

You may also like


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/forge/dev...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52