5 Hal Yang Harus Dihindari Ketika Belajar Bahasa Inggris

by on

Sebelumnya, kita telah membahas metode-metode apa saja yang bisa membantu proses belajar bahasa Inggris (atau bahasa apapun pada umumnya). Kali ini kita akan memberikan sedikit contoh mengenai hal-hal apa saja yang perlu dihindari ketika belajar Bahasa Inggris karena hal ini akan menjadi kendala yang menghambat kamu berprogres.

  1. Malu untuk berbicara

Bagaimana kamu akan berlatih jika kamu malu berbicara? Bukankah poin dari belajar bahasa adalah supaya kamu dapat berkomunikasi? Jika kamu terus malu dan tidak berusaha untuk mengeluarkan apa yang ada di pikiranmu dalam bahasa Inggris maka kamu tidak akan sampai kemana-mana. Kalau selalu malu, kamu tidak akan bisa berbicara dengan percaya diri dalam bahasa Inggris. Jangan khawatir dengan grammar atau pelafalan yang salah. Jangan malu dengan vocabularies yang sederhana. Atau kamu minder dengan aksen kamu? Jangan! Karena bahkan setiap negara bagian di Amerika Serikat memiliki aksen yang berbeda-beda dan kita sedang belajar maka salah satu bagian dari proses belajar adalah membuat kesalahan.

2. Frustasi dengan Diri Sendiri

Frustasi adalah hal yang normal dalam proses belajar, tapi jangan sampai rasa frustasi ini malah menjatuhkan kamu dan membuatmu malah tidak semangat. Ubah energi negatif ini menjadi energi positif yang memotivasi. Ubah pola pikirmu yang mengatakan bahwa bahasa Inggris susah dan membosankan jadi bahasa Inggris yang susah ini bisa kamu taklukkan dengan proses belajar yang menyenangkan. Sesekali kamu menghadapi masa di mana kamu sulit sekali mengeluarkan kata dari mulutmu karena kamu tidak menemukan kata yang tepat untuk menyatakan apa yang ingin kamu katakan, apalagi kata yang hanya ada dalam bahasa Indonesia. Tidak apa. Tarik nafas pelan-pelan dan kamu bisa mendeskripsikan kata itu. Deskripsikan jenisnya, kegunaan, bentuk fisiknya.

3. Baper alias Bawa Perasaan

Kamu akan menemukan pengalaman ketika kamu berbicara tapi orang yang kamu ajak bicara tidak mengerti apa yang kamu katakan. Jangan kecewa. Ada banyak sekali aksen di dunia ini yang kadang sulit dipahami. Orang Amerika terkadang tidak mengerti yang orang Australia katakan karena aksen yang berbeda. Jangan berharap mereka akan mengerti kamu dalam percakapan pertama kali. Jangan kesal ketika mereka bilang pardon me? excuse me? I’m sorry I didn’t get you. Bicara saja pelan dan santai. Hal sebaliknya juga berlaku jika kamu tidak mengerti apa yang orang lain katakan. Terutama jika yang berbicara juga seorang pembelajar yang level di bawah kamu. Jika kamu tidak mengerti kamu bisa tanyakan kembali dan  minta dijelaskan dengan santai.

4. Membanding-bandingkan Diri dengan Penutur Asli

Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam belajar bahasa Inggris, ada yang cepat, ada juga yang butuh waktu lebih lama. Jangan minder jika kamu adalah yang kedua. Banggalah dengan level yang sudah kamu capai dan terus belajar untu meningkatkan kemampuan dan kepercayaan dirimu. Jangan sibuk membanding-bandingkan diri dengan pembelajar lain, apalagi dengan penutur asli (native speakers), karena tak akan membawamu kemana-mana.

5. Jika kamu sudah mahir, jangan sombong

Hal ini kerap terjadi. Jika seseorang sudah lancar berbahasa Inggris, ia cenderung jadi arogan dan memandang rendah orang yang belum lancar. Padahal, sebelumnya kamu juga pernah ada di posisi dia. Jangan berlaku tidak adil kepada orang lain dengan mengejek atau meremehkannya. Kamu mungkin juga butuh waktu lama dalam belajar bahasa Inggris. Oleh sebab itu, ketika kamu sudah jago jangan khianati proses belajar yang sudah kamu lewati dengan bersikap sombong. Tetaplah rendah hati.

Referensi:

visit our website:
Donwload aplikasi Bahaso:
AppStore: bit.ly/BahasoApp
Follow Sosial Media Bahaso untuk konten lainnya:
FB: (Bahaso) bit.ly/BahasoFB
Twitter: (@Bahaso) bit.ly/BahasoTwitter
Instagram: (@bahasodotcom) bit.ly/BahasoIG
Youtube: (Bahaso) bit.ly/Bahaso

You may also like


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to save temporary file for atomic writing.' in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:35 Stack trace: #0 /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/forge/dev...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/forge/dev.bl.bahaso.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 35